Modif Ponsel untuk Deteksi HIV

Beberapa hari yang lalu, ilmuan Los Angeles berhasil menemukan perangkat baru yang bisa dibilang murmer alias murah meriah. Alat baru ini memang bukan seluruhnya di develop dari awal, namun sekedar memodifikasi sebuah ponsel dengan menambahkan LED, dan beberapa kabel yang kemudian berubah menjadi sebuah alat yang mampu menganalisa (test darah) yang memiliki kapabilitas untuk mendeteksi adanya HIV, malaria dan penyakit yang lain.
Alat test darah saat ini memerlukan mesin dengan ukuran yang cukup besar dan juga biaya ratusan ribu dolar untuk melatih teknisi yang secara manual mengidentifikasi dan menghitung cell dengan microscope. Sistem tersebut sangat lambat dalam menemukan hasil selain biaya yang mahal dan membutuhkan laboratorium yang cukup besar.
Peneliti UCLA Dr. Aydogan Ozcan menggambarkan bahwa ribuan sel darah secara instan dapat dianalisa hanya dengan meletakkannya pada sensor kamera dan seketika itu juga hasil dapat diperoleh tanpa harus membawa ke sebuah laboratorium dan beberapa hari kemudian hasil analisa baru dapat diketahui. Mengenai akurasi, menurut Dr. Aydogan Ozcan, software yang ia ciptakan ini memiliki tingkat akurasi yang cukup tinggi dan dapat dipertanggung jawabkan. Ponsel Sony Ericsson yang ia modif dengan software yang ia ciptakan ini ia namakan dengan LUCAS yang merupakan kependekan dari Lensfree Ultrawide-field Cell-monitoring Array platform based on Shadow imaging.